Teori Laporan Keuangan Konsolidasi | Part 2

Teori Laporan Keuangan Konsolidasi | Part 2

Laporan Keuangan Konsolidasi | Teori


Postingan kali ini adalah lanjutan dari postingan tentang Laporan keuangan Konsolidasi sebelumnya, juga sangat berhubungan dengan postingan tentang Merger dan Akuisisi

Sebelum membahas tehnikal-nya, mari kita membahas teorinya terlebih dahulu mengenai laporan keuangan konsolidasi karena akan susah mengetahui tentang detail langkah teknisnya sebelum mengetahui teorinya bukan? sebelumnya saya sudah pernah posting tentang merger dan akuisisi, penggabungan usaha memiliki berbagai skema yang bisa dilakukan sesuai dengan tujuan dan maksud dari penggabungan itu sendiri. Memperoleh kendali entitas usaha lain merupakan salah satu tujuan penggabungan entitas usaha, biasanya dilakukan dengan membeli mayoritas saham perusahaan investee dengan tanpa melikuidasi / membubarkannya.

Syarat wajib Laporan Konsolidasi hrus disusun adalah saat salah satu entitas yang bergabung mempunyai kendali atas entitas usaha (perusahaan) lain. perusahaan investor atau yang bisa disebut sebagai acquirer (perusahaan induk) adalah yang menyusunnya. Pengendalian atas perusahaan investee diperoleh  jika salah satu entitas usaha yang bergabung memiliki lebih dari 50 persen hak suara pada perusahaan yang lain, kecuali jika bisa dibuktikaan sebaliknya bahwa tdak terdapat pngendalian meskipun kepemilikan lebih dari 50 %. Laporan tsb harus berdasar pada substansi dari peristiwa ekonomi dan tidak menyesatkan pihak yang berkepentingan.

Apabila saham yang dibeli seluruhnya (100%), maka laporan keuangan konsolidasi mudah saja disusun. kita hanya menggabungkan saja kedua atau lebih hasil operasional perusahaan, guna menghasilkan 1 laporan keuangan, (skema perusahaan induk - perusahaan cabang). Akan tetapi, persoalan muncul manakala investor membeli saham perusahaan investee kurang dari 100 persen, artiny masih ada hak bagi perushaan investe meskipun kecil atau sangat kecil (minoritas)

Persoalan seperti itu pada akhirnya menimbulkan teori teori dalam proses penyusunan lap. keuangan konsolidasi, berikut diantarnya:

Teori Perusahaan Induk [Proprietary Theory]


Teori ini merupakan teori yang pertama diaplikasikan dalam sejarah penyusunan laporan konsolidasi. Teori berdasar pada asumsi bahwa laporan keuangan konsolidasi merupakan perluasan dari laporan keuangan induk perusahaan. maka dari itu laporan keuangan konsolidasi dibuat berdasarkan sudut pandang pemegang sham perusahaan induk. ini artinya bahwa laporan keuangan konsolidasi hanya dibuat untuk kepentingan pemegang saham perusahaan induk, termasuk laba bersih laporan keuangan konsolidasi adalah ukuran laba rugi untuk perusahan induk saja.

Namun sayangnya, teori ini menjadi tidak aplikatif saat kepemilikan atas perusahaan investee tidak sampai 100 persen. maka akan muncul ketidak konsistenan pada perlakuan akuntansi-nya. contohnya:
  • Kepemilikan yang minoritas merupakan kewajiban dilihat dari sudut pndang pemegang saham perusahaan induk (kepemilikan minoritas dimsukkan dalam kelompok kewajban), namun pada kenyataanya kewajiban yg dimksud disini bukanlah kewajiban yg brdasarkan pada konsep kewajiban pada umumnya atau yang lazim
  • Laba kepemilikan minirotas diangap sbg beban dari sudut pandang stockholder induk perusahaan, beban yg dimaksudk tidaklah memenuhi kriteria lazimnya beban (beban yang lazim)

Teori Entitas [Entity Theory]


Dalam Teori ini hendak menjawab solusi atas persoalan yang muncul dalam Teori Perusahaan Induk [Proprietary Theory]
  • Teori Entitas merefleksikan sudut pandang keseluruhan perusahaan (induk-anak)
  • Laba kepemlikan minoritas merupakan distribusi total laba laporan konsolidasi
  • kepemilkan minoritas adalah bagian dari ekuitas pemegang saham konsolidasi
  • Ekuitas dan laba anak perusahaan ditentukan thadap seluruh pemegang saham sehingga laba secara total dapat didistribusikan secara konsisten kepada pemegang saham mayoritas juga pemegang saham minoritas.
  • Seluruh Aset bersih perusahaan anak di-konsolidasi-kan pada nilai wajarnya, berdasar pada harga yg dibayar oleh perusahaan induk untk kepemilikannya. ini bertujuan untuk mnjamin konsistensi penilaian aset bersih kepemilikan mayoritas dan juga kepemilikan minoritas
Kita bisa lihat, Teori Entitas ini seolah memaksakan kepemilikan minoritas berkepentingan atas laporan keuangan konsolidasi, padahal sebenarnya kepemilikan minoritas tidak memerlukan. laba bersih dianggap suatu komponen dari equitas di neraca laporan keuangan konsolidasi. dan ini tidaklah relevan.

Teori Kontemporer [Contemporary Theory]


Teori Kontemporer ini berada diatara Teori Perusahaan Induk dan Teori Entitas. Hal ini bisa kita lihat dari pendekatan yang dipakai dalam penyusunan laporan konsolidasi:
  • Dalam laporan keuangan konsolidasi, posisi keuangan disajikan sebagai hasil operasional usaha dari perusahaan tunggal, akan tetapi disusun terutama buat kepentingan pemegang saham dan kreditor perusahaan induk.
  • Laba bersih konsolidasi merupakan laba untuk stockholder induk perusahaan.
  • Laba kepemilkan minioritas merupakan pengurang dalam penentuan laba bersih konsolidasi, tapi bukan berarti menjadi beban seperti Teori Perusahaan Induk. ini sebagai perwujudan alokasi realisasi laba perusahaan keseluruhan kepada pemegang saham baik mayoritas maupun minoritas.
  • Equitas kepemilikan minioritas diangap sebagai bagian dari equitas konsolidasi, dan dilaporkan dalam jumlah tunggal karena laporan konsolidasi tidak akan memberikan manfaat kepada kepemilikan minoritas
  • Aset bersih anak perusahaan di-konsolidasi-kan pada nilai buku aset ditambahkan dengan kelebihan investasi induk perusahaan atas nilai buku aset anak perusahaan. dan selisihnya diamortisasi pada periode periode berikutnya.

Ok, ketiga teori diatas merupakan teori tentang dasar penyusunan laporan konsolidasi yang menuai banyak pro dan kontra, namun, FASB cenderung lebih ada ditengah tengahnya, seperti dalam statemen FASB No 94 yang menyatakan bahwa:
  • Kepemilikan minoritas dimasukkan sbg komponen yang terpisah dari equitas neraca konsolidasi
  • Laba kepemlikan minoritas bukanlah beban atau kerugian, tapi sebagai pengurang laba bersih konsolidasi untuk menghitung besara laba mayoritas
  • Laporan konsolidasi harus menyajikan laba bersih untuk kepemilikan mayoritas dan juga laba bersih untuk kepemilikan minoritas.

Oke, saya kira cukup disampai disini saja tengan teori laporan keuangan konsolidasi -nya..Bagaimana cara dan prosedur untuk menghasilkan laporan konsolidasi? akan saya posting di artikel berikutnya.

semoga tulisan tentang teori laporan konsolidasi ini bermanfaat,
sampai jumpa


Kas Kecil Metode Impress | Contoh Soal Metode Impress

Kas Kecil Metode Impress | Contoh Soal Metode Impress
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya mengenai  Kas Kecil kali ini saya akan melanjutkan dengan contoh soal mengenai kas kecil metode Imprest

Sekilas mengenai Kas Kecil Metode Imprest atau disebut juga sistem dana tetap

Imprest Fund System atau Sistem Dana Tetap Adalah metode pembukuan petty cash dimana jumlah rekening kas kecilnya tidak berubah alias tetap. apabila terjadi pengeluaran kas kecil, pemegang petty cash tidak serta merta melalukan pencatatan atas transaksinya, tetapi sebatas mengumpulkan bukti bukti transaksi pengeluaran.
Jika dana petty cas mau habis barulah pemegang kas kecil pencatatan transaksi dengan berdasar bukti transaksi ekonomi yang telah dikumpulkan, lalu kemudian mengajukan pembentukan kembali dana cas kecil pada bendahara yang nominalnya sesuai dengan pembukuan dan bukti transaksi, sehingga jumlah dana kas kecilnya sama seperti semula.

Langkah langkah operasional kas kecil metode imprest :
  1. Pembentukan dana kas kecil, pemegang petty cash diberi sejumlah uang guna pembayaran transaksi atau pengeluaran yang tidak material yang diprediksi bisa memenuhi kebutuhan dengan jangka waktu tertentu.
  2. Penggunaan kas kecil untuk pembayaran transaksi pengeluaran pengeluaran. 
  3. Saat dana kas kecil tidak ada (habis), kas kecil diisi kembali dengan jumlah nominal yang sama dengan jumlah pengeluaran atas transaksi yang terjadi

Contoh Soal Kas Kecil Metode Imprest | Sistem Dana Tetap



PT Astria Bersama menetapkan kas kecil untuk pembayaran pengeluaran dalam nominal yang kecil. Kas kecil tersebut dimulai pada tanggal 1 Januari 2015 dengan menerima uang sebesar Rp 2.500.000 dari akun kas. berikutnya, kas kecil akan diisi lagi pada setiap tanggal 15 dan 30. Transaksi transaksi pengeluaran yang menggunakan kas kecil selama bulan Januari 2015 adalah sebagai berikut:

03 januari     Dibeli materai Rp 300.000
08 januari     Pembayaran beban listrik Rp 320.000 dan air Rp 280.000
11 januari     Dibayar biaya iklan di koran jawa pos Rp 250.000
14 januari     Kas kecil dianggap terlalu besar Rp 500.000 sehingga disetor kembali ke kas
15 januari     Dana kas kecil diisi kembali.
19 januari     Dibayar biaya angkut pembelian Rp 240.000
21 januari     Dibayar biaya telepon Rp 360.000
29 januari     Dibayar untuk biaya pengobatan staf yang sakit Rp 200.000
30 januari     Dana kas kecil diisi kembali.


Catatlah Jurnal umum,  dengan menggunakan Metode Impress 

Tanggal
Keterangan Debit Kredit
Pembentukan dana Kas Kecil ]
01/01/2015 Kas Kecil Rp2.500.000
Kas Rp2.500.000
[pengeluaran kas kecil tidak dicatat saat terjadi transaksi]
03/01/2015 ------ ------ ------ ------
08/01/2015 ------ ------ ------ ------
11/01/2015 ------ ------ ------ ------
[Penurunan saldo' kas kecil dan dikembalikan ke akun kas]
14/12/2014 Kas Rp500.000
Kas Kecil Rp500.000
Pengisian kembali dana kas kecil ]
15/12/2014 Perlengkapan Kantor Rp300.000
Biaya Listrik Rp320.000
Biaya Air Rp280.000
Biaya Iklan Rp250.000
Kas Rp1.150.000
[pengeluaran kas kecil tidak dicatat saat terjadi transaksi]
19/01/2015 ------ ------ ------ ------
21/01/2015 ------ ------ ------ ------
29/01/2015 ------ ------ ------ ------
pengisian dana kas kecil ]
30/01/2015 B. Angkut Rp240.000
Biaya Telepon Rp360.000
B rupa rupa Rp200.000
Kas Rp800.000

Demikian Contoh Soal Kas Kecil Metode Imprest apabila ada yang salah baik dalam pencatatan, jumlah ataupun penulisan, silahkan koreksi dengan berkomentar. 

Kantor Akuntan Publik di Indonesia

Kantor Akuntan Publik di Indonesia


Sebelumnya saya sudah tulis artikel tentang pengertian dan syarat syarat mendirikan KAP di Indonesia, silahkan dan dapat anda baca di Kantor Akuntan Publik



KAP di Indonesia - Berikut beberapa kantor akuntan publik atau yang biasa disingkat KAP yang bisa dibilang salah sekian terbaik dan terbesar yang aktif dan melayani perusahaan perusahaan besar di Indonesia.. ada sepuluh KAP yang saya kira yang bagus menurut saya.. urutan berdasar alfabet ya. juga link kantor akuntan publik nya saya sertakan

  1. BKD
  2. BDO USA
  3. CBIZ (Mayer Hoffman McCann)
  4. Crowe Horwath
  5. Deloitte – KAP Osman Bing Satrio
  6. Ernst & Young – KAP Purwantono, Sarwoko, Sandjaja
  7. Grant Thornton
  8. KPMG – KAP Sidharta, Sidharta, Widjaja
  9. PwC (Pricewaterhouse Coopers) – KAP Haryanto Sahari
  10. RSM (McGladrey & Pullen)
Silahkan langsung klik link untuk menuju ke website masing masing kantor akuntan publik tersebut untuk lebih mengetahui profil dan detail lainnya.

Bagaimana dengan KAP lokal yang tidak besar? banyak juga kok, terutama di kota kota besar pasti ada KAP lokal skala low-middle.. bisa di cari di google dengan kata kunci kantor akuntan publik plus nama kotanya. Auditor didalamnya juga saya kira sama saja

Semoga list mengenai Kantor Akuntan Publik di Indonesia ini berguna :)
terima kasih

Penjelasan Mudah PENGERTIAN AKUNTANSI | Definisi Akuntansi

Pengertian Akuntansi - Akuntansi Keuangan dalam bisnis dan dinamika perusahaan memiliki peranan yang signifikan terutama untuk memberikan informasi keuangan sebagai dasar dan pendukung dalam pengambilan sebuah keputusan dalam suatu perusahaan. Bermacam macam kepentingan, keputusan, dan juga penggunaan informasi keuangan dalam perusahaan membuat ilmu akuntansi mengalami perkembangan. Informasi yang dihasilkan bukan hanya sebatas pada pelaporan keuangan sebagai bentuk pertanggung-jawaban manajemen, namun juga sebagai instrumen pendukung pengambilan suatu keputusan di masa mendatang, juga peramalan laba. sederhananya, pengertian akuntansi keuangan bisa kita lihat seperti berikut ini
Secara sederhana, pengertian akuntansi keuangan adalah sebagai alat bantu dalam pengambilan suatu keputusan ekonomi dan juga detail keuangan
Pengertian Akuntansi
Pengertian Akuntansi
Peranannya  sangat menonjok dalam membantu melancarkan tugas manajemen, khususnya dalam kaitan melaksanakan fungsi suatu perencanaan dan pengawasan dalam entitas. pada kesempatan kali ini saya akan menulis beberapa pengertian akuntansi keuangan dan tujuan akuntansi keuangan yang utama. ada beberapa Definisi akuntansi keuangan dari beberapa sudut yang akan saya bahas agar lebih lengkap.


Definisi Akuntansi Keuangan dari Sudut Pemakai:

Akuntansi keuangan bisa didefinisikan sebagai sebuah disiplin ilmu yang menyajikan suatu informasi yang diperlukan untuk melaksanakan serta mengevaluasi kegiatan ekonomi secara efisien. Informasi yang dihasilkan umunya diperlukan untuk:
  • Membuat suatu perencanaan, pengawasan yang efektif serta pengambilan sebuah keputusan ekonomi oleh manajemen.
  • Pertanggung-jawaban manajemen entitas bisnis kepada para pemilik/investor, kreditor, pemerintah dan pihak yang membutuhkan lainnya.
Dari Pengertian Akuntansi Keuangan tersebut, bisa disimpulkan beberapa hal berikut:
  • Akuntansi keuangan dijalankan dalam suatu entitas (umumnya berupa entitas bisnis/perusahaan), Informasi yang dihasilkannya berupa informasi tentang entitas/organisasi.
  • Informasi akuntansi dipergunakan dalam pengambilan suatu keputusan intern entitas/organisasi (manajemen), juga untuk pengambilan suatu keputusan oleh pihak ekstern organisasi (pemilik/investor, kreditor serta pihak eksternal lainnya).

Pengertian Akuntansi dari Sudut Proses Kegiatan:

Akuntansi adalah suatu proses pencatatan, pengklasifikasian/penggolongan, pelaporan serta peng-analisa-an data keuangan suatu entitas/organisasi. Definisi ini menunjukkan kegiatan akuntansi adalah tugas yang kompleks, yang meliputi berbagai macam kegiatan. Basically, akuntansi harusnya:
  • Mengidentifikasi data yang berhubungan atau relevan dengan keputusan jang akan diambil.
  • Memproses dan atau menganalisa data-data yang relevan.
  • Mengolah data menjadi suatu informasi handal yang bisa digunakan untuk pengmbilan keputusan.
American Accounting Asociation (AAA) mengartikan akuntansi sebagai suatu proses meng-identifikasi-kan, mengukur serta melaporkan informasi ekonomi yang memungkinkan adanya penilaian serta keputusan yang jelas, tegas bagi pihak yang membutuhkan dan menggunakan informasi ekonomi tersebut

Pengertian Akuntansi
Pengertian Akuntansi

Jika ditelaah, definisi akuntansi keuangan ini memiliki beberapa pengertian, yaitu:
  • Bahwa akuntansi keuangan adalah suatu proses yang terdiri dari pengidentifikasian, pengukuran, dan pelaporan informasi ekonomi. (pada bagian ini menjelaskan mengenai kegiatan akuntansi).
  • Bahwa informasi tersebut diharapkan bisa bermanfaat dalam suatu penilaian dan pengambilan keputusan mengenai entitas/organisasi yang bersangkutan. (menjelaskan fungsi dari akuntansi).
Tujuan yang paling utama dari akutansi keuangan adalah memberikan suatu informasi ekonomi dari suatu entitas/kesatuan ekonomi kepada pihak yang mempunyai kepentingan baik dari internal maupuan eksternal dari entitas/kesatuan ekonomi. maksud dari kesatuan ekonomi adalah entitas bisnis(badan usaha). 

Sebuah perusahaan atau entitas bisnis sekiranya perlu membuat/menciptakan suatu metode pencatatan atas aktivitas, pengklasifikasian, analisa serta pengendalian atas kegiatan dan transaksi ekonomi dan kemudian membuat laporannya guna menghasilkan informasi akuntansi. aktivitas akuntansi meliputi:
  • Peng-identifikasi-an serta pengukuran data yang berhubungan/relevan untuk pengambilan keputusan.
  • Memproses data yang bersangkutan lalu kemudian melaporkan informasi yang dihasilkan.
  • Mengkomunikasikan informasi yang dihasilkan kepada pihak pemakai laporan akuntansi.
Demikianlah beberapa pengertian akuntansi, semoga artikel ini bermanfaat. dan jika ada koreksi, silahkan jangan sungkan sungkan untuk berkomentar atau hubungi kami. terima kasih.


Apa itu Petty Cash ? (Kas Kecil)

Pengertian Kas Kecil - suatu hari kawan saya yang sedang kerja di sebuah perusahaan lumayan besar, disuruh beli minuman, camilan, dan beberapa alat tulis oleh bosnya karena secara mendadak ada relasi bisnis yang lumayan penting buat bosnya datang ke kantornya. belilah si teman saya itu, tapi sebelumnya dia minta uang ke staff bendahara dulu..  selesai masalah

Namun teman saya itu bertanya, kok gampang banget ambil uang di kantornya? untuk keperluan beli camilan? apa emang di alokasikan atau campur2 uangnya bosnya? nah untuk itulah kita akan berbicara kas kecil atau yang juga disebut petty cash

petty cash
kas kecil atau petty cash

Pengertian Kas Kecil atau Definisi Petty Cash


Pengertian Kas kecil atau petty cash adalah uang yang dicadangkan oleh entitas bisnis/perusahaan untuk pembayaran pengeluaran-pengeluaran yang bersifat rutin namun jumlah nominalnya relatife kecil, serta tidak material.

Petty Cash mempunyai beberapa karakteristik yaitu :
  • Jumlah nominalnya dibatasi, tidak lebih ataupun tidak kurang dari jumlah nominal tertentu yang sudah ditetapkan oleh manajemen perusahaan. Tentunya masing - masing perusahaan menetapkan jumlah nominal yang berbeda beda sesuai dengan kebijakan dan skala operasional perusahaan.
  • Digunakan untuk mendanai transaksi yang bernominal kecil yang rutin terjadi setiap hari, ribet juga kan kalau misalnya ada keperluan seperti keperluan ATK yang jumlahnya tidak seberapa dan tiap saat selalu keluar biayanya jika harus mengambil uang harus berprosedur prosedur dulu?

Tujuan Kas Kecil


Ada beberapa tujuan dibentuknya Kas Kecil, berikut diantaranya:
  • Menangani masalah perlengkapan/perbekalan kantor yang dialami oleh suatu bagian di kantor
  • Menghindari cara pembayaran yang tidak ekonomis juga tidak praktis atas pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan mendadak.
  • Meringankan beban staff karyawan dalam memberikan pelayanan secara maksimal kepada pelanggan juga termasuk kepada relasi bisnis pimpinan. 
  • Mempercepat aktivitas atasan yang menggunakan dana secara mendadak dan juga tidak terencana sebelumnya.

Pembayaran Kas Kecil


Pembayaran melalui kas kecil dilakukan untuk suatu hal seperti berikut:
  • Pengeluaran kas kecil biasanya telah ditentukan batas maksimalnya setiap terjadi pengeluaran
  • Pengeluaran tidak diperbolehkan untuk pemberian pinjaman (utang) kepada staf
  • Bukti pengeluaran kas kecil harus ditanda-tangani oleh bagian pemengang petty cash
  • Apabila ada bukti pembayaran, semisal kuitansi, faktur atau bukti pendukung yang lain harus dilampirkan juga pada bukti pengeluaran kas.

Pengisian Kas Kecil


Jadi apabila jumlah nominal uang yang terdapat dalam akun kas kecil telah menipis, maka dana kas kecil harus diisi lagi dengan cara sebagai berikut:
  • Pemegang petty cash mengajukan permintaan kepada bendahara kas
  • Pemegang petty cash menyiapkan daftar pengeluaran yang telah dilampiri bukti transaksi atas pengeluaran kas kecil.
  • Jika telah sesuai dengan ketentuan, bendahara kas memberikan tanda persetujuan kepada formulir permintaan tersebut dan memberi dana sebesar jumlah nominal kas kecil yang sudah dikeluarkan.

Metode Pencatatan Petty Cash | Kas Kecil


Didalam akuntansi, ada dua metode yang umumnya digunakan dalam pencatatan kas kecil

Sistem Dana Tetap | Imprest Fund System 

Metode Sistem Dana Tetap ini merupakan metode pembukuan kas kecil dimana rekening kas kecil jumlahnya selalu tetap. Setiap pengeluaran kas terjadi, pemegang petty cash tidak serta merta langsung mencatatnya, tetapi hanya sekedar mengumpulkan bukti transaksi pengeluarannya. Dan pada waktu yang telah ditetapkan sebelumnya, apabila dana petty cash hampir habis, baru dilakukan pencatatan pembukuan berdasarkan pada bukti transaksi pengeluaran yang telah dikumpulkan, kemudian pemegang kas kecil melakukan pengajuan pembentukan kembali dana kas kecil kepada bendahara kas sebesar nominal yang telah dikeluarkan menurut pembukuan dan bukti transaksi pengeluaran, sehingga jumlah nominal dana kas kecil tetap seperti jumlah kas kecil semula.

Langkah-langkah operasional metode impress sbb:
  • Pembentukan dana kas kecil dimana pemegang kas kecil diberi sejumlah uang tunai yang nantinya untuk pembayaran atas pengeluaran yang diperkirakan bisa memenuhi kebutuhan dalam dalam waktu tertentu.
  • Dana kas kecil dipergunakan untuk pembayaran transaksi pengeluaran . 
  • Setelah dana kas kecil habis/hampir habis, kasir membentuk kembali dana kas kecil, mengisinya sebesar jumlah nominal pengeluaran yang terjadi.
Untuk contoh soal, silahkan baca di contoh soal kas kecil metode impress

Sistem Dana Berubah | Fluctuation Fund System 
Sistem dana berubah atau sering disebut juga sistem fluktuasi. Nah, sistem ini menghendaki bahwa jumlah nominal kas kecil tidak ditetapkan  akan tetapi sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, ketika pertama kali membuat kebijakan, perusahaan menetapkan jumlah nominal kas kecil sebesar Rp 5 Juta kemudian digunakan sesuai dengan kebutuhan dan kemudian kas kecil diisi kembali. 
Ketika waktu pengisian,  jika perusahaan menggunakan sistem dana tetap, maka jumlah kas kecil harus sama jumlahnya dengan saldo awal kas kecil. 
Namun pada metode sistem dana berubah (dana mengambnag), jumlah pengisian kembali kas kecil tidak harus sama dengan jumlah nominal saldo awalnya, jadi bisa kurang maupun lebih.
untuk contoh soal, silahkan baca di contoh soal kas kecil metode fluktuasi
Baiklah, apa sudah ada pandangan mengenai kas kecil? semoga artikel ini membantu anda


Pengertian Audit

Pengertian Audit - Apa itu audit? Pasti sudah sering dengar atau paling tidak pernah dengar. ditelevisi pun juga sudah banyak kata kata audit bermunculan

Lalu bagaimana pengertian audit menurut para ahli? Mari kita simak


Pengertian Audit Menurut A Statement of Basic Auditing Concepts atau yang disingkat ASOBAC menyatakan
Audit merupakan sebuah proses sistematis untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti kejadian ekonomi secara objektif mengenai kebijakan serta aktivitas ekonomi untuk menentukan tingkat kecocokan/kesesuaian antara pernyataan dengan kriteria yang telah ditetapkan dan menyampaikan hasilnya kepada pihak yang berkepentingan..

PSAK : 2006

Audit adalah suatu proses sistematis yang secara objektif memperoleh serta mengevaluasi bukti mengenai asersi tentang aktivitas ekonomi untuk lebih meyakinkan tingkat keterkaitan hubungan antara asersi atau pernyataan dengan kenyataan kriteria yang sudah ditetapkan dan menyampaikann hasilnya kepada pihak yang memiliki kepentingan.

Sukrisno Agoes : 1996:01

Audit merupakan suatu pemeriksaan terhadap laporan yang sudah disusun oleh manajemen serta catatan catatan pembukuan disertai bukti bukti pendukung yang dilakukan secara sistematik dan kritis oleh pihak yang independen, yang bertujuan bisa memberikan suatu pendapat atas kewajaran laporan keuangan.

Arens dan Loebbecke : 1996:1

Arens dan Loebbecke memberikan definisi bahwa Audit adalah suatu proses pengumpulan serta pengevaluasian bahan bukti tentang informasi yang bisa diukur mengenai entitas bisnis yang dilakukan oleh pihak yang independen dan kompeten untuk bisa menentukan serta melaporkan kesesuaian informasi dengan kriteria yang sudah ditetapkan.

ya begitulah pengertian audit menurut beberapa pakar ahli. lalu bagaimana menurut anda?
apa audit itu?

Singkat kata, menurut saya, audit adalah proses memeriksa, pihak yang memeriksa disebut Auditor

Apa yang diperiksa? laporan keuangan

Kenapa harus diperiksa? karena yang menyusun laporan keuangan tidak serta merta selalu benar atau tidak ada kesalahan

Bagaimana memeriksanya? lakukan Audit !!

Namun tentu tak sesederhana itu, masih banyak detail lainnya yang sangat panjang untuk dibahas

Ok, demikian artikel tentang pengertian audit semoga bermanfaat


Kantor Akuntan Publik

Kantor Akuntan Publik
Kantor Akuntan Publik

Kantor Akuntan Publik

Pernah dengar Kantor Akuntan Publik? nama ini jarang sekali kita dengar, mungkin hanya kalangan akuntan saja yang tahu, bahkan beberapa teman teman kuliah jurusan akuntansi juga ada yang tidak tahu apa itu Kantor Akuntan Publik atau yang banyak di singkat dengan KAP. padahal bermukimnya para akuntan, khususnya auditor ya di KAP ini, berikut penjelasan mengenai Kantor Akuntan Publik 

KAP ini adalah tempatnya seorang akuntan publik bekerja (silahkan baca: akuntan publikKantor akuntan publik merupakan badan usaha yang sudah memperoleh izin dari Menteri Keuangan sebagai tempat bagi akuntan publik memberikan jasa. Dalam memberikan jasa, akuntan publik harus memiliki kantor akuntan publik (KAP) paling lama 6 bulan setelah ijin diterbitkan. Akuntan publik yang tidak mempunyai KAP dalam tempo lebih dari 6 bulan akan dicabut izinnya.

Berikut beberapa jasa/layanan yang biasa diberikan dan dilayani oleh Kantor Akuntan Publik:
  • Jasa atestasi, Didalamnya termasuk audit umum atas seatu laporan keuangan, pemeriksaan lap. keuangan prospektif, pemeriksaan pelaporan informasi keuangan proforma, mereview laaporan keuangan, serta jasa audit juga atestasi yang lainnya.
  • Jasa non atestasi, jasa ini berkaitan dengan akuntansi, manajemen, keuangan, perpajakan, kompilasi, dan juga konsultasi.

Dalam pemberian jasa audit umum, Kantor akuntan publik hanya bisa menjalankan paling lama Enam tahun buku (periode akuntansi) secara berturut - turut dalam satu perusahaan. ini bertujuan untuk menjaga kualitas serta tingkat independensi KAP bersangkutan, dan menjauhkan dari konflik kepentingan.
Kantor Akuntan Publik berbentuk badan usaha perseorangan yang harus memiliki izin usaha dari menteri keuangan. Ada beberapa syarat dalam mendapatkan izin usaha tersebut, berikut diantaranya:
  • Mempunyai ijin akuntan publik.
  • Merupakan anggota IAPI.
  • Memiliki paling sedikit Dua (2) orang Auditor tetap yang mempunyai tingkat pendidikan formal akuntansi paling rendah berijazah setara D3 dan paling sedikit Satu (1) orang diantaranya memiliki ijazah sarjana.
  • Mempunyai NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).
  • Mempunyai Sistem Pengendalian Mutu (SPM) Kantor Akuntan Publik yang memenuhi SPAP (Standar Profesional Akuntan Publik) dan paling tidak mencakup aspek kebijakan mengenai seluruh dari unsur pengendaliian mutu.
  • Tempat domisili Pemimpin Kantor Akuntan Publik tidak berbeda dengan alamat domisili KAP.
  • Mempunyai bukti kepemilikan ataupun sewa kantor dan denah ruangan kantor yang bisa menunjukkan bahwa kantor terisolasi/terpisah dari kegiatan yang lain.
  • Membuat surat pernyataan bermeterai yang mencantumkan alamat, nama serta domisili kantor dan maksud serta tujuan pendirian kantor 
  • Membuat Surat Permohonan, dan melengkapi formulir pemohonan izin usaha KAP serta membuat surat pernyataan bermeterai yang menyatakan data yang disampaikan adalah benar.

Untuk Kantor Akuntan Publik yang berbentuk persekutuan, selain syarat syarat tadi, juga harus memenuhi beberapa syarat sebagai berikut:
  • Mempunyai NPWP KAP.
  • Mempunyai perjanjian kerja sama yang dicatat dan disahkan oleh notaris.
  • Mempunyai surat izin akuntan publik untuk Pemimpin dan Rekan akuntan publik.
  • Mempunyai tanda keanggotaan dari IAPI yang berlaku untuk Pemimpin dan Rekan akuntan publik.
  • Mempunyai surat persetujuan seluruh Rekan Kantor Akuntan Publik tentang penunjukan salah satu Rekan menjadi Pemimpin Rekan.
  • Mempunyai bukti tempat domisili Pemimpin Rekan dan Rekan Kantor Akuntan Publik.

KAP yang berbentuk persekutuan juga bisa membuka Cabang di semua wilayah Indonesia. nah tuh, ribet juga kan? perlu dukungan banyak hal, bukan hanya sekedar modal saja untuk memiliki KAP. Dalam KAP ada beberapa bentuk usaha yang bisa digunakan:
  • Perseorangan - bentuk usaha ini hanya bisa dijalankan oleh seorang akuntan publik yang sekaligus sebagai pimpinan KAP.
  • Persekutuan Firma - Dalam bentuk usaha ini bisa didirikan oleh paling sedikit Dua orang akuntan publik dan atau 75 Persen dari semua sekutu merupakan akuntan publik. Masing - masing sekutu disebut sebagai Rekan dan salah satu sekutu merupakan Pemimpin Rekan.
  • Bentuk usaha lainnya yang sesuai dengan karakterstik profesi akuntan publik yang telah ditetapkan dan diatur oleh peraturan undang undang.

Dalam permasalahan Nama KAP, Kantor Akuntan Publik yang berbentuk badan usaha perseorangan nama KAP-nya menggunakan nama akuntan publik yang bersangkutan. Sedangkan untuk yang berbadan usaha persekutuan, nama yang digunakan adalah nama seorang atau lebih dan ditambah dengan kata "dan rekan" dibelakangnya jika jumlah akuntan KAP-nya lebih banyak dari jumlah akuntan publik yg namanya tercantum sbagai nama Kantor Akuntan Publik dan nama Kantor Akuntan Publik tidak boleh menggunakan singkatan.

Nah itu dia sekilas tentang Kantor Akuntan Publik , walau saya ambil mentah mentah dari wikipedia, semoga saja artikel ini bisa memberikan manfaat.